TRADISI PENCULIKAN PENGANTIN DI KYRGYSTAN

TRADISI PENCULIKAN PENGANTIN DI KYRGYSTAN

Tatabet | Penculikan pengantin wanita yang  sudah menjadi tradisi yang sudah sangat lama di Kyrgystan

yang menjadi pro dan kontra bagi kalangan masyarakat setempat. tradisi ini selalu menjadi hal yang wajar

untuk orang-orang Kyrgystan bahkan mereka berani menculik seorang gadis yang sedang berjalan di pinggir

jalan di depan umum. akan tetapi pastinya si penculik mengenal keluarganya dan sebaliknya, untuk wanita yang

mengalami kejadian tersebut mereka dipaksa untuk menjadi pengantin dan menikah oleh pelaku penculikan

tersebut. polisi juga tidak bisa bertindak karena itu adalah termasuk salah satu masalah pribadi yang ada di indogenting

masyarakatnya.

SIPENCULIK ADALAH TEMANNYA SENDIRI

Tidak peduli jika si wanita sudah punya pacara atau belum karena jika kamu sudah diculik kamu sudah harus

menikah saat itu juga. kebanyakan kasus seperti ini dilakukan oleh orang yang dikenal oleh wanita dan kuarga

wanita tersebut. bisa itu jadi teman wanita tersebut atau teman dari keluarganya. si penculik akan memberikan

peringatan terlebih dahulu kepada si wanita bahwa ia harus menikahinya atau si wanita akan diculik atau dipaksa

menikahinya. kamu harus memilih antara sukarela atau dipaksa kebanyakan si wanita tidak akan menjawab hal

tersebut karena mereka tidak ingin menikah dengan laki-laki tersebut. bisa jadi karena ia tidak suka dengan

lelaki tersebut atau dia sudah punya pacar. jika si wanita belum menikah itu tidak akan jadi masalah untuk sipenculik.

baca juga : Apa itu poker Indogenting

KORBAN YANG TERUS BERTAMBAH

Bagi wanita yang di paksa menikah oleh cowok terbut atau termasuk keluarga cowok tersebut itu adalah sesuatu hal

yang menyakitkan. hal tersebut adalah sebuah pelanggaran hak asasi manusia kana tetapi semua itu harus pupus karena

mereka masih menganggap itu adalah tradisi bangsa tersebut. sebagian wanita yang sudah menikah kebanyakan tidak

bisa menjalani hidup yang bahagia, bagaimnana tidak tradisi penculikan tersebut membuat hati si wanita terkeurung.

belum lagi jika si pria adalah orang yang kasar. kasus bunuh diri pengantin wanita sangat sering terjadi di negara tersebut.

itu adalah sebuah damapak dari tradisi penculikan yang sekarang ini masih ada. mereka merasa tertekan olehnya belum

lagi siorang tua dari wanita tersebut merasa terpukul dan kehilangan seorang anak perempuan mereka. orang tua mereka

merasa tidak berdaya karena itu.

PENCULIKAN TIDAK MELIHAT UMUR

Tidak ada batas umur dari wanita yang diculik bahkan yang masih umur 15 tahun itu memunkinkan dan tidak masalah

untuk sipenculik. dari data yang ada di setiap tahunnya ada sebanyak 16.000 laporan yang masuk ke pusat hel center

yang berarti  setiap 40 menit ada wanita yang diculik dan dipaksa untuk menikah. di tahun 2009 ada sekitar lebih dari

550 laporan ke polisi tentang perusakan properti negara, akan tetapi fakta yang mengejutkan lagi bahwa laporan tentang

penculikan wanita hanya ada 1 laporan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *